www.ETCshow.com

v i s u a l d e s i g n

Praktisi Film Tolak UU Perfilman

User Rating for this entry :  (0 votes).  Give your vote : PoorBest  

Praktisi film menolak Undang-Undang (UU) Perfilman yang disahkan DPR, kemarin (8-9). Mereka menilai sebagian besar isi UU Perfilman melanggar demokrasi.

Menurut mereka UU Perfilman yang disahkan DPR tersebut masih bersifat polisional. "UU tersebut masih menempatkan pemerintah sebagai pengontrol. Paradigmanya masih belum berubah, yakni belum memajukan film sebagai strategi kebudayaan. UU itu masih mengatur soal tata niaga," kata produser film Mira Lesmana.

UU Perfilman disahkan dengan persetujuan sembilan dari 10 fraksi di DPR. Satu fraksi, yakni Fraksi PDIP, menyatakan abstain. Juru bicara Fraksi PDIP Deddy Sutomo menyatakan undang-undang tersebut belum ideal. "Masih banyak ide dan gagasan cerdas yang belum terakomodasi," kata Deddy dalam rapat paripurna di Gedung DPR, kemarin.

Pernyataan politisi yang juga aktor tersebut disambut tepuk tangan dari para pelaku film Indonesia yang menghadiri rapat, di antaranya Nia Dinata, Jajang C. Noer, Riri Riza, Joko Anwar, Mira Lesmana, dan Slamet Rahardjo.

Deddy mengakui UU Perfilman yang baru lebih baik jika dibandingkan UU Perfilman Nomor 8 Tahun 1992. Namun, kata Deddy, terdapat perbedaan cara pandang dari PDIP terkait keterbatasan waktu pembahasan.

Masyarakat Film Indonesia (MFI) menyatakan dukacita atas kehadiran UU Perfilman tersebut. Mereka meletakkan karangan bunga dukacita di pelataran Gedung Nusantara II DPR.

Dominasi Pemerintah

Menurut salah satu sineas MFI, Riri Riza, hasil revisi UU Perfilman masih didominasi keterlibatan pemerintah dan sifat polisional. "Kami minta keterlibatan pemerintah dikurangi, tapi ternyata masih ada keterlibatan yang besar dan polisional."

Ia merujuk pada beberapa hal yang dinilai merugikan komunitas film. Pertama, adanya pasal yang memasang pelarangan dalam proses pembuatan film. Misalnya, film Indonesia dilarang menayangkan unsur kekerasan atau adegan kekerasan.

Aturan itu sama saja dengan mengekang kebebasan berpikir dalam film. "Ini bisa menjadi pasal karet dan mengekang kebebasan berpikir," ujar dia.

Pendaftaran film

Selain pelarangan, dia juga menyoroti pasal 6 soal pendaftaran film. Ia berpendapat pendaftaran tersebut bersifat elastis karena tidak ada aturan tegas yang memperjelas fungsi pendaftaran itu.

"Dalam pendaftaran film itu menteri tidak disebut boleh menolak atau harus menerima. Kami nilai ini membuka intrepretasi begitu luas sehingga pemerintah akan menginterpretasi," kata dia.

Ia juga menyayangkan kualitas proses pengesahan UU yang seperti kejar setoran karena masa bakti DPR segera habis pada 31 September nanti. "Mereka hanya melibatkan stake holder film dalam delapan hari terakhir sebelum diputus. Kita rapat dengar pendapat pada 30 Agustus, banyak yang direspons. Tapi hanya berselang delapan hari sudah disahkan," kata dia. n MI/U-3

Comments

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
Submit Comment

Share This Page through your Social Bookmark

Facebook MySpace Twitter Digg Delicious Stumbleupon Google Bookmarks RSS Feed 

Baca Juga Yang ini :

article thumbnailJasa Konsultasi Desain Gratis Pameran REI 2011 Universitas Bandar Lampung
10/05/2011 / Berita

Industri properti erat kaitannya dengan jasa arsitektur. K... 


article thumbnailTips Memilih Software Video Editing
10/10/2010 / Desain

Ketika berpikir tentang perangkat lunak VIideo Editing, pert... 


article thumbnailHosting Gratis di IBI Darmajaya
16/02/2010 / Review

Kabar gembira nih untuk anda yang berada di Lampung, khususn... 


article thumbnailApakah perlu Anti Virus pada Ponsel saya?
10/04/2012 / Teknologi

Ponsel Internet Butuh Anti-Virus Ini adalah era baru di ... 


article thumbnailWhat's new in Adobe Photoshop CS5 (bagian 3)
11/04/2011 / Desain

(Sambungan dari bagian 2) Tools dan Filter Baru
Content-aw... 


article thumbnailPraktisi Film Tolak UU Perfilman
23/12/2009 / Seni & Budaya

Praktisi film menolak Undang-Undang (UU) Perfilman yang disa... 


article thumbnailPerspektif Gembira Sastra Lampung
24/01/2010 / Seni & Budaya

Spektrum menggagas sastra daerah, tentu banyak kendala. Namu... 


article thumbnailUniversitas Lampung (UNILA)
11/04/2011 / Lampung

Universitas Lampung (atau disingkat Unila) adalah salah satu... 


article thumbnailDownload bocoran soal ujian nasional 2012
14/04/2012 / Opini

Tidak terasa sebentar lagi akan tiba masa ujian nasional unt... 


article thumbnailMembangun situs pertama anda
11/10/2010 / Opini

Saat ini, menjalankan sebuah situs web tidak hanya diinginka... 


You are here Blogs & News Seni & Budaya Praktisi Film Tolak UU Perfilman