Di pedalaman hutan hujan dataran rendah Kawasan Nasional Way Kambas, Lampung. Yang dikelilingi hutan rawa air tawar, padang alang-alang dan semak belukar, dan hutan pantai timur Sumatera. Hiduplah 2 ekor gajah yang telah bersahabat sejak kecil, di antara 50 -an jenis binatang mamalia lainnya, 406 -an jenis burung, serta berbagai aneka jenis reptilia, amfibia, ikan, dan insekta.

2 Ekor gajah itu Uul (gajah tanpa bulu) dan Ulip (gajah mata belo), selalu bersama. Mencari makan, bermain, lalu berkubang hingga matahari hampir tenggelam. Dan siang itu, mereka sedang bermain di sebuah kubangan di bawah sabatang pohon gelam besar.

Tapi sial, setelah berendam dalam lumpur kubangan seharian ini, terasakan gatal yang sangat dan tak tertahan. Lebih sial lagi, posisi gatal berada di bagian tubuh yang sulit digaruk. Di mana? Di pantat.

Namun persahabatan yang telah terjalin sekian lama membuat mereka memiliki naluri untuk bekerja-sama mengatasi rasa gatal itu. Dan mereka pun mengadu pantat, lalu menggosok-gosokkannya satu sama lain... Lecet deh.... ha ha ha...
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, kejadian, tempat kejadian perkara dll, itu merupakan bumbu cerita saja.
Iseng-iseng semalem bikin design gajah 3D , meskipun pake modelling low-polygon. Tapi lumayanlah buat bahan pajangan :D. Siapa tahu nanti bisa jadi tambahan property di project 3D berikutnya.


Comments